Rapat Percepatan Penegerian STHD Klaten

Klaten, 15 Juni 2020. Ketua STHD Klaten Jawa Tengah, Sugiman, S.Ag., M.Si mengadakan rapat untuk menyikapi keluarnya Surat Dukungan Bupati Klaten tentang dukungan Penegerian STHD Klaten Jawa Tengah.

Bertempat di Ruang Rapat II Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah, Ketua STHD menyapaikan untuk segera menindaklanjuti surat dukungan Bupati Klaten tersebut dengan mepersiapkan segala hal yang berkaitan dengan penunjang Penegerian STHD Klaten Jawa Tengah. Sugiman menyampaikan, akhir bulan Juni 2020 semua keperluan untuk penegerian harus diselesaikan. Adapun fukus penyelesaian dalam mendukung percepatan penegerian adalah sebagai berikut:

  1. Dokumen Penegerian, segala bentuk dokumen yang diperlukan dalam pengusulan penegerian harus disempurnakan dan diperbarui sesuai dengan keadaan sekarang. Dokumen tersebut adalah berupa penyempurnaan Proposal, Dukungan Pemerintah, Dukungan Lahan dari berbagai Pihak dan dokumen penunjang lainya.
  2. Percepatan Penyelesaan Akreditasi. Pengerjaan dukumen akreditasi dalam proses penyelesaian. Di akhir bulan Juni 2020 ditargetkan semua dokumen telah terupload di SAPTO BAN PT. Adapun AKreditasi yang sedang diselesaikan adalah Akreditasi Prodi Penerangan Agama Hindu dan Institusi Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah
  3. Penjaringan Mahasiswa Baru 2020. Dalam menjaring Mahasiswa Baru 2020, STHD Klaten berencana melaksanakan Pengabdian Masyarakat di bulan Juni dan Juli 2020 di tiga lokasi. Dengan melaksanakan Pengabdian Masyarakat Tahun 2020 ini, diharapkan STHD Klaten mampu menjaring Mahasiswa Baru paling sedikit 100 Mahasiswa Baru. Sehingga ini benar-benar harus dipersiapkan dengan baik bentuk pelaksanaan PKM.

Tiga fokus di atas merupakan target kerja saat ini yang di utamakan oleh STHD Klaten. Ketua STHD Klaten menghimbau kepada seluruh tim yang sudah dibentuk agar mulai bekerja hari ini juga guna persiapan pelaksanaan program kerja tiga point di atas. Dengan penuh semangat dan kerja keras, kita yakin STHD Klaten akan meningkat statusnya menjadi Negeri di tahun 2020, ungkap Sugiman. (Admin)